Kawah Ijen, Pesona Keagungan Tuhan yang Melegenda

Kawah Ijen BanyuwangiBelum lengkap rasanya jika ke Banyuwangi tanpa menyambangi salah satu atraksi wisata terpopuler di Indonesia, Kawah Ijen. Danau kawah yang berwarna hijau tosca ini memiliki pesona yang mampu menyihir mata para pengunjung. Keindahan tersebut bermula dari letusan Gunung Ijen yang menghasilkan sebuah danau tepat di tengah kaldera yang memiliki luas terbesar di Pulau Jawa. Megah dan menawannya kawah sumber belerang akan semakin membuat Anda tersihir ketika dinikmati langsung dari ketinggian puncak Gunung Ijen. Berkat keindahannya, para wisatawan rela berjalan kaki berpuluh-puluh kilometer menuju puncak Gunung Ijen demi menyaksikan keagungan karya Tuhan tersebut.

Indahnya Pesona Alam di Sekitar Kawah Ijen

Ketika menginjakkan kaki di kawasan wisata Kawah Ijen, udara sejuk yang menusuk kulit akan langsung Anda rasakan. Rata-rata suhu udara di sini biasanya 10 derajat celsius, bahkan dapat mencapai 2 derajat celsius. Terbayang bukan betapa dinginnya di sana?

Selain udara yang sejuk, Anda juga akan mendapati berbagai jenis flora khas pegunungan yang menambah keelokan Gunung Ijen, seperti bunga edelweis dan pohon cemara. Namun ingat, Anda tidak diizinkan untuk sembarangan memetik bunga edelweis yang tumbuh di sekitar kawasan wisata, sebab bunga tersebut sudah masuk dalam kategori langka sehingga harus dilindungi. Jangan khawatir, keindahan bunga abadi tersebut tetap dapat Anda abadikan dalam bentuk foto.

Tidak hanya edelweis dan cemara yang menghiasi kawasan wisata Kawah Ijen. Flora lainnya seperti pohon Manisrejo pun turut memperindah kawasan lereng kawah dengan daun-daunnya yang berwarna kemerahan. Panorama di sekitar Kawah Ijen ini  akan semakin menawan disaksikan pada pagi hari ketika matahari menyinari setiap sudut dedaunan dan batuan di sekitar kawah yang berwarna kekuningan. Rangkaian Pegunungan Ijen yang megah seperti Gunung Merapi, Gunung Raung, Gunung Rante, dan Gunung Suket pun dapat Anda saksikan dari Puncak Ijen.

Fenomena Blue Fire yang Mendunia

Pesona alam yang menawan tidak hanya menjadi modal Kawah Ijen untuk menarik para wisatawan. Fenomena Blue Fire alias Api Biru yang hanya terdapat di Kawah Ijen dan Islandia merupakan atraksi wisata lainnya yang membuat para wisatawan berduyun-duyun memadati Kawah Ijen. Tak jarang di setiap paginya, ada ratusan wisatawan yang datang sejak subuh sudah siap dengan kameranya untuk mengabadikan api biru Kawah Ijen sembari menunggu matahari terbit.

Kawah Ijen Blue Fire

Api biru berasal dari reaksi gas metana dan panas bumi dengan suhu perut  bumi yang dapat mencapai ribuan derajat celsius. Adanya api biru sebenarnya bukan hal baru dalam dunia vulkanologi. Hal yang membuat api biru di Kawah Ijen terbilang unik dan langka adalah api biru di sana dapat berlangsung semalaman dengan suhu perut bumi yang hanya mencapai 600 derajat celsius. Kandungan belerang Kawah Ijen yang amat besarlah yang membuat api biru di sana menjadi tahan lebih lama. Menakjubkan bukan?

Akses menuju kawasan wisata Gunung Ijen tidak terlalu sulit. banyak transportasi umum dari terminal Bondowoso yang siap mengantar Anda. Harga tiket masuknya pun tergolong murah, yakni hanya sekitar Rp5.000,00 per orang.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, siapkan perlengkapan haiking kita sekarang juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protected by WP Anti Spam